Masih

OJK Sebut 114 Perusahaan Asuransi Penuhi Modal, 30 Masih Tertinggal

OJK Sebut 114 Perusahaan Asuransi Penuhi Modal, 30 Masih Tertinggal

Poin Penting Sebanyak 114 perusahaan asuransi dan reasuransi telah memenuhi modal minimum (79,17%). Masih ada sekitar 30 perusahaan yang belum memenuhi ketentuan hingga Februari 2026. Batas waktu pemenuhan modal tahap I ditetapkan hingga 31 Desember 2026. Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 114 perusahaan asuransi dan reasuransi telah memenuhi ketentuan minimum ekuitas hingga […]

OJK Sebut 114 Perusahaan Asuransi Penuhi Modal, 30 Masih Tertinggal Read More »

Harga Saham TUGU Melambung ke Level Tertinggi 3 Bulan, Analis: Valuasi Masih Sangat Murah

Harga Saham TUGU Melambung ke Level Tertinggi 3 Bulan, Analis: Valuasi Masih Sangat Murah

Jakarta – Harga saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) ditutup menguat 6,2 persen ke Rp1.030 pada perdagangan Senin, 22 September 2025. Kenaikan ini sekaligus menjadi harga penutupan tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Meski begitu, analis menilai valuasi saham TUGU masih tergolong undervalued Penguatan ini seakan menandai berakhirnya periode sideways yang cukup panjang bagi

Harga Saham TUGU Melambung ke Level Tertinggi 3 Bulan, Analis: Valuasi Masih Sangat Murah Read More »

AAUI Masih Hitung Total Kerugian Asuransi Imbas Demo

AAUI Masih Hitung Total Kerugian Asuransi Imbas Demo

Jakarta – Aksi demonstrasi yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir di berbagai daerah Indonesia menimbulkan kerusakan pada sejumlah aset vital, baik publik maupun pribadi. Namun, hingga kini industri asuransi belum bisa memastikan besaran nilai kerugian yang harus ditanggung. Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan, menegaskan bahwa proses inventarisasi masih berjalan. “Yang pertama kerugian

AAUI Masih Hitung Total Kerugian Asuransi Imbas Demo Read More »

Tugu Insurance Masih Wait and See di Asuransi Tani Parametrik

Tugu Insurance Masih Wait and See di Asuransi Tani Parametrik

Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mengakui belum siap masuk ke lini asuransi pertanian berbasis parametrik. Meski skema ini dinilai cocok untuk sektor pertanian, perusahaan masih menimbang kelayakan proyek dan menunggu arah kebijakan pemerintah. Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Tugu Insurance, Edi Yoga Prasetyo, mengatakan pihaknya telah mengikuti berbagai diskusi di

Tugu Insurance Masih Wait and See di Asuransi Tani Parametrik Read More »

Inflasi Medis Masih Menghantui, Ini yang Bakal Dilakukan PertaLife

Inflasi Medis Masih Menghantui, Ini yang Bakal Dilakukan PertaLife

Jakarta – Tantangan inflasi medis masih menghantui industri asuransi kesehatan di 2025. Pasalnya, Mercer Marsh Benefits (MMB) memproyeksikan, inflasi medis naik menjadi 14,6 persen pada 2024, bahkan mencapai 19 persen pada 2025. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PertaLife Insurance Hanindio W. Hadi tak menampik inflasi medis bisa berpengaruh kepada bisnis perusahaan. “Inflasi medis masih berpengaruh. Kita

Inflasi Medis Masih Menghantui, Ini yang Bakal Dilakukan PertaLife Read More »

OJK: Masih Ada 9 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris

OJK: Masih Ada 9 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat pengawasan terhadap sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta memberikan perlindungan maksimal bagi konsumen. Salah satu sorotan utama adalah kewajiban perusahaan asuransi untuk memiliki tenaga aktuaris. Hal ini menjadi sebuah syarat yang krusial dalam menjaga kesehatan keuangan dan kepercayaan publik terhadap

OJK: Masih Ada 9 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris Read More »

Jalur Keagenan Masih jadi Ujung Tombak Prudential Indonesia

Jalur Keagenan Masih jadi Ujung Tombak Prudential Indonesia

Jakarta – Jalur keagenan masih menjadi tumpuan bagi perusahan asuransi jiwa dalam memberikan kontribusi positif terhadap jumlah pendapatan premi. Tak terkecuali bagi PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia). “Sejauh ini memang kontribusi premi terbanyak itu dari kanal keagenan,” kata Chief Customer & Marketing Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen, dalam acara NextGen Fest 2024 by Prudential Indonesia, Rabu, 30 Oktober

Jalur Keagenan Masih jadi Ujung Tombak Prudential Indonesia Read More »

OJK Tegaskan Asuransi Wajib Kendaraan Masih Tunggu Peraturan Pemerintah

OJK Tegaskan Asuransi Wajib Kendaraan Masih Tunggu Peraturan Pemerintah

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan program asuransi wajib, termasuk asuransi kendaraan yang ditargetkan berlaku mulai Januari 2025 masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai payung hukum pelaksanaannya. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengatakan bahwa, PP tersebut nantinya akan mengatur seperti ruang lingkup dan waktu efektif penyelenggaran program asuransi

OJK Tegaskan Asuransi Wajib Kendaraan Masih Tunggu Peraturan Pemerintah Read More »

Analis Sebut Saham TUGU Masih Menarik, Ini Alasannya

Analis Sebut Saham TUGU Masih Menarik, Ini Alasannya

Jakarta – Harga saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance mengalami penguatan pada perdagangan Jumat (21/6) sebanyak 1,48 persen ke level Rp1.030 per saham atau naik 15 poin. Berdasarkan statistik RTI Business, harga saham TUGU tersebut naik dari posisi Rp1.015 pada penutupan sebelumnya dan sempat bergerak dalam rentang harga Rp1.010 hingga

Analis Sebut Saham TUGU Masih Menarik, Ini Alasannya Read More »

Premi Unitlink Masih Terkontraksi, OJK Ingatkan Hal Ini ke Perusahaan Asuransi

Premi Unitlink Masih Terkontraksi, OJK Ingatkan Hal Ini ke Perusahaan Asuransi

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa, premi di lini usaha unitlink atau Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) masih mengalami kontraksi. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyebutkan hal itu terjadi ketika total pendapatan premi asuransi jiwa mengalami pertumbuhan 4 persen menjadi Rp59,96 triliun per April 2024.

Premi Unitlink Masih Terkontraksi, OJK Ingatkan Hal Ini ke Perusahaan Asuransi Read More »

Scroll to Top